Pemuda dan Peluang Merebut Sektor Dunia Usaha

Sandiaga

Makalah Ir. H. Andi Taufan Tiro, dalam Rapimnas PB Ikami Sulsel, di Makassar…

Dalam Pemilu 2009, terdapat 200 ribu orang yang menjadi Caleg. Jika saja jumlah itu adalah para pengusaha, maka Indonesia sudah sejajar dengan Amerika dan China…

(Sandiaga Uno, Pengusaha Muda Indonesia)

Pengantar

Karakteristik Pemuda yang cocok dengan tantangan Kewirausahaan:

  • Ø Pemuda atau kaum muda, adalah menempati posisi The Golden Age, untuk melahirkan inovasi, kreasi, terobosan, dan berbagai upaya yang produktif.
  • Ø Pemuda juga relatif memiliki gairah untuk mendobrak kemapanan (status quo), bergairah melahirkan alternatif, dan berani berpikir berbeda (think out of the box).
  • Ø Usia muda, masih memungkinkan siapapun untuk berkarya tanpa harus terbebani dengan masalah untung rugi, kewajiban memenuhi nafkah, atau tanggung jawab ekonomi yang harus dipenuhi. Dalam kata lain, ada ruang kebebasan yang sangat lebar dalam menciptakan berbagai kreasi.
  • Ø Anak-anak muda, biasanya rajin menggerakkan perubahan guna melahirkan sesuatu yang berbeda, artinya: mampu melahirkan trend (the trendsetter).
  • Ø Di usia muda pula, idealisme, pencarian jati diri, dan gairah untuk terus belajar masih menggebu-gebu, hal ini sepadan dengan modal psikologis untuk menjadi wirausahawan.

 

 

Pokok Bahasan

Trend Terkini dan Posisi Pemuda dalam Dunia Wirausaha:

  • Ø Kompetisi dalam dunia usaha kini sangat dominan diwarnai oleh perkembangan IPTEK, berbasis IT (Informasi Teknologi), bergerak cepat, massif, tanpa batas, dan sangat menonjolkan aspek kemoderenan.
  • Ø Masing-masing kompetitors dalam dunia bisnis (wirausaha), kini punya peluang dan kesempatan yang sama untuk bersaing (karena akses yang lebar terhadap teknologi, modal, dan sumberdaya). Pihak yang menang adalah yang paling kreatif, inovatif, terdepan dalam gagasan, dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan.
  • Ø Pergerakan dunia usaha juga sangat kental dengan sentuhan gaya hidup, trend, pencitraan, dan pengutan branding. Jadi tak semata-mata mengandalkan produk, jasa, dan materi, melainkan bagaimana cara pengemasan (packaging).

 

Catatan:

Semua unsur tersebut, adalah peluang dan kesempatan bagi kaum muda saat ini, yang rata-rata memiliki SDM yang baik, punya akses terhadap IT, terdidik, bergaul secara luas ke berbagai pihak, dan selalu ikut perkembangan terkini.

 

Dengan demikian, sejatinya, tak ada problem mendasar yang menjadi tembok penghalang bagi kaum muda, jika ingin terjun dan bermain langsung di dunia usaha. Titik pijaknya adalah keberanian mencoba.

Analisis

           “Pemenang hari ini  adalah siapa yang mampu menggabungkan antara daya cipta (gagasan, kreasi, seni) dengan teknologi.”

(Steve Job, Petinggi Apple)

  • Ø Kesempatan berkiprah bagi kaum muda saat ini, selain pada medan bisnis tradisional, juga adalah bisnis ekonomi kreatif, yang benar-benar baru, yaitu mengandalkan jaringan, akses informasi, kental dengan sentuhan gaya hidup atau mode, berbasis IT, dan tidak harus selalu bermodal besar…

 

Rekomendasi:

  • Ø Kaum muda harus mampu menggalang kekuatan komunitas, untuk bergerak bersama, belajar bersama, membuka akses dan jaringan bersama, dan merintis dunia usaha bersama, yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan. Dalam banyak kasus, bisnis kreatif lahir dari komunitas (atau kelompok hoby) yang seperti ini.
  • Ø Kaum muda jangan segan untuk berinteraksi secara intelektual dengan berbagai akses yang berbau keduniausahaan, baik yang bersifat pelatihan, workshop, penguatan motivasi bisnis, program kewirausahaan dari pemerintah atau swasta, dan lain-lain.

 

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP-SpamFree by Pole Position Marketing

http://ajleeonline.com/